Maka Melangkahlah

Maka Melangkahlah, jangan lagi menangisi sesuatu yang ingin digantikan Tuhan. Bukankah dirimu layak untuk dihargai? sedangkan orang yang tidak bisa move on berarti dia ga bisa menghargai dirinya sendiri. Don't look Back! Be Kind! Jadilah secantik cantiknya wanita yang layak untuk "dia" yang telah Tuhan persiapkan. Maka Melangkahlah, Baiknya memang tak usah tahu kabarnya, Tak … Continue reading Maka Melangkahlah

Takdir

Ada yang tak bisa kita ubah; ketetapan-Nya. Walau sama-sama kita junjung mimpi ke langit-Nya, biar kita terbangkan doa sampai tak terhitung lagi jumlahnya, jika sudah ketetapan-Nya, sedikit pun takkan bisa kita ubah.“Siapa yang akan berakhir menemani perjalanan panjang kita nanti?” Pertanyaan seperti itu mungkin yang paling sering terpikir di kepala. Iya, terpikirkan, bukan sengaja dipikirkan. … Continue reading Takdir

Melepas (baik-baik)

Jika berjalan bersama tak memperbaiki kita, maka ikhlaskan kita berjalan di jalan masing-masing. Bahkan jika itu sulit, ikhlaskan. Kita saling tahu bahwa beda jalan belum barang tentu beda tujuan. Sementara, masihkah kau mencemaskan kepergian kala rumah yang sama menjadi tujuan untuk tinggal? Aku tidak cemas dengan rencana baik Tuhan. Kepergian memang tak menyisakan baik-baik saja … Continue reading Melepas (baik-baik)

Sisa senja kemarin

Kelak berakhir, meski sudah melangkah paling hati-hati, Ada saatnya hati akan sakit kemudian sembuh sendiri. Namun lelah terus menerus terjebak pada repitisi yang sama. Seseorang datang, mendekat, bersama, sakit, lalu berujung aku, atau dia yang terluka. Kalo boleh memilih, aku ingin menggunting peta takdir, agar tak perlu melalui banyak hati, dan langsung sampai di pelabuhan … Continue reading Sisa senja kemarin

Goresan kecil untuk sang jiwa

Teruntuk jiwa yang gaduh, riuh bergemuruh. Teruntuk raga yang dahaga di telaga kekeringan. Teruntuk sekeping hati yang pergi, kemari dengarlah.. Mari kemari, meski engkau telah menjauh… jauh sejauh jauhnya. Kembalilah.. Saat nuranimu pun terdiam, saat hatimu berhenti berbisik-bisik. Saat jiwamu tertindih kesedihan, terluka dengan duka-duka. Saat belantara dadamu itu terasa sesak dan rusuk-rusuk menghimpit. Saat-saat … Continue reading Goresan kecil untuk sang jiwa

just share

Pada akhirnya, yang kita butuhkan bukan hanya sekadar rasa nyaman, bukan sekadar teman mengobrol dan bercanda. Bukan seseorang yang sangat kita cintai dan mencintai kita, hingga mau melepaskan mimpi-mimpinya demi bersama kita. Bukan hanya seseorang yang membuat kita menjadi lebih baik, karena baik dan buruk itu sangat relatif. Menurut siapa, kata siapa, berdasarkan ajaran yang … Continue reading just share