Sisa senja kemarin

Kelak berakhir, meski sudah melangkah paling hati-hati, Ada saatnya hati akan sakit kemudian sembuh sendiri. Namun lelah terus menerus terjebak pada repitisi yang sama. Seseorang datang, mendekat, bersama, sakit, lalu berujung aku, atau dia yang terluka. Kalo boleh memilih, aku ingin menggunting peta takdir, agar tak perlu melalui banyak hati, dan langsung sampai di pelabuhan … Continue reading Sisa senja kemarin

Advertisements

Goresan kecil untuk sang jiwa

Teruntuk jiwa yang gaduh, riuh bergemuruh. Teruntuk raga yang dahaga di telaga kekeringan. Teruntuk sekeping hati yang pergi, kemari dengarlah.. Mari kemari, meski engkau telah menjauh… jauh sejauh jauhnya. Kembalilah.. Saat nuranimu pun terdiam, saat hatimu berhenti berbisik-bisik. Saat jiwamu tertindih kesedihan, terluka dengan duka-duka. Saat belantara dadamu itu terasa sesak dan rusuk-rusuk menghimpit. Saat-saat … Continue reading Goresan kecil untuk sang jiwa